8 Kuliner Eropa Utara
Katina Kuliner - Eropa Utara adalah wilayah dalam benua Eropa yang terdapat di dekat Laut Baltik. Wilayah ini diketahui dengan negara-negaranya yang mempunyai musim dingin yang ekstrim. Satu diantara kota terdinginnya merupakan Reykjavík yang terdapat di Islandia, dengan suhu rata-rata 1,9 sampai 7 derajat Celcius sehari-harinya.
Tidak hanya diketahui dengan suhu dinginnya yang ekstrim, Eropa Utara dikenal juga dengan kulinernya yang unik yang umumnya didominasi oleh daging sapi, babi, serta ikan. Ingin tahu seperti apa rupanya? Yuk baca..!
1. Köttbullar (Swedia)
Kalian mungkin sering temukan sajian yang satu ini di IKEA, kan? Dari banyaknya sajian ciri khas Swedia, köttbullar alias swedish meatball jadi yang paling popular. Bola-bola daging yang kaya rasa ini umumnya akan diberikan bersama dengan kentang tumbuk yang lembut, acar timun, saus cream kental. Yang paling membuat "Swedia sekali" merupakan saus lingonberry nya yang asam serta fresh.
2. Stegt Flaesk (Denmark)
Berubah ke Denmark, ada satu diantara sajian terfavorit penduduknya, yakni stegt flaesk. Stegt flaesk terbagi dalam perut babi (pork belly) goreng tipis serta renyah yang disajikan bersama dengan kentang serta dituang dengan saus parsley putih. Buat kalian penggemar sajian babi, kalian harus coba makanan yang satu ini.
3. Fårikål (Norwegia)
Fårikål merupakan sajian tradisionil asal Norwegia yang terbagi dalam daging domba, kubis, kentang, dan saus gravy yang cukup kental. Bumbu penting dari sajian ini merupakan lada hitam. Semua bahan setelah itu akan dibuat sepanjang beberapa saat supaya bumbu bisa menyerap serta membuahkan daging yang empuk.
Fårikål umumnya disajikan diawalnya musim gugur. Pas sekali nih jika dikonsumsi pada saat cuaca sedang dingin-dinginnya.
4. Lohikeitto (Finlandia)
Lohikeitto merupakan sup kaldu ikan asal Finlandia yang berisi salmon, kentang, wortel, serta bawang prei. Kuah sup terkadang ditambah lagi susu supaya teksturnya lebih kental serta creamy. Sup yang seringkali disajikan waktu jam makan malam ini cukup gampang dibikin serta tidak memerlukan waktu yang lama.
5. Hákarl (Islandia)
Islandia jadi satu diantara negara di Eropa Utara dengan kuliner yang ekstrim, seperti hákarl, yakni daging hiu yang difermentasi. Kalian tidak salah baca kok, makanan diatas merupakan potongan daging hiu yang telah melalui proses fermentasi sepanjang kira-kira 5 bulan.
Hiu yang biasa dipakai merupakan hiu greenland (hiu abu-abu). Walau mempunyai aroma amonia yang tajam, tetapi hákarl mempunyai rasa yang lebih baik dibanding aromanya. Ada yang berani coba?
6. Cepelinai (Lithuania)
Cepelinai adalah sajian seperti dumpling ciri khas Lithuania yang terbuat dari kentang yang berisi daging sapi atau babi. Isian yang lain bisa berbentuk keju atau jamur. Cepelinai setelah itu akan dituang dengan cream asam serta diberi bacon. Enak sekali deh.
7. Karbonāde (Latvia)
Karbonāde merupakan sajian tradisionil Latvia yang terbagi dalam daging babi goreng renyah yang umumnya ditambah lagi saus jamur chanterelle yang kental serta gurih. Sajian ini banyak diketemukan di restoran-restoran di ibu kota Latvia, yakni Riga.
8. Mulgipuder (Estonia)
Mulgipuder merupakan kentang tumbuk ciri khas Estonia yang digabung dengan barley serta bawang bombay. Sajian tradisionil ini terkadang diberikan bersama dengan daging babi goreng atau terong goreng serta ditambah lagi saus cream.
Kalian tertarik coba yang mana guys?
Komentar
Posting Komentar