Sejarah Ramen - Katina Kuliner

Sejarah Ramen

Sejarah Ramen - Katina Kuliner

 

Katina Kuliner - Tentunya kita tidak asing dengan satu diantara ciri-ciri yang benar-benar populer bernama Naruto kan? Ya, ciri-ciri yang profesinya jadi ninja ini adalah satu diantara ciri-ciri anime yang paling popular di dunia. Naruto ialah seseorang ninja cilik yang benar-benar bercita-cita ingin jadi hokage yang hebat. Tentu saja kita sudah mengetahui jika Naruto ini benar-benar suka pada Mie Ramen jadi makanan favoritnya. 

Nah bicara tentang mie ramen, apa antara kamu telah ada yang sudah pernah mengkonsumsinya atau bahkan juga tidak pernah benar-benar? Mie Ramen yang mempunyai rasa super nikmat ini salah satu makanan yang benar-benar direferensikan buat kamu ditambah lagi jika kamu memang penggemar mie. 

Masalah mie ramen nih, kamu sudah mengetahui belum bagaimana asal mula bahkan juga faedah dari mie ramen ini? Atau jangan-jangan kamu cuma nikmati saja tanpa ada tahu bagaimana perjalanan mie ramen sampai dapat seperti saat ini? Karena itu, pada artikel kesempatan ini saya akan memberi penjelasan tentang mie ramen. Yuk, kita baca penjelasannya di bawah ini. 

Apa Itu Mi Ramen 

Ramen salah satu olahan makanan ciri khas negara Jepang yang terbuat berbahan basic berbentuk mie yang berkuah. Keunikan dari ramen ialah bentuk mienya yang tipis dan berwana kuning. Sekilas bila disaksikan, mie yang dipakai dalam ramen seperti dengan umumnya mie instant yang berada di Indonesia, tetapi bila lebih dilihat dengan cermat, mie ramen mempunyai diameter yang lebih kecil dibanding mie instant biasanya. Mie itu selanjutnya dimasukan dalam satu mangkok yang berisi kuah yang terbuat dari beberapa type kaldu. 

Butuh untuk saling kita tahu, sebetulnya ramen ialah makanan yang datang dari negara China, sebab hal itu kenapa di ramen dipakai Chasiu (daging babi panggang merah) disebutkan daging barbekyu manis atau danging barbekyu china. Tetapi bersamaan dengan perubahannya daging babi ini bisa di menggantikan dengan daging yang lain seperti daging ayam atau sapi. Di Jepang sekarang ini Ramen ialah makanan yang popular sampai bahkan juga dikatakan sebagai makanan warga. 

Sampai sekarang ini bahkan juga belum beberapa orang yang mengerti jika mie ramen aslinya ialah makanan yang datang dari Cina. Tetapi sudah berkembang satu teori yang menjelaskan jika kata “Ramen” yang disampaikan oleh orang Jepang datang dari kata Cina yakni “lamian”. Dalam proses membuatnya, ramen memercayakan kemampuan tangan. Pergerakan tangan sepanjang pengerjaan mie ramen berikut sebagai kunci kenikmatannya. 

Tidak hanya populer sebab negara aslinya, mi ramen mempunyai beberapa faedah buat badan. Pasalnya dalam menyajikan mi ramen banyak diberi tambahan pelengkap beberapa bahan yang aman buat kesehatan. Contohnya saja, kuah ayam yang banyak terkandung protein. Protein ini bagus untuk perkembangan badan. Tidak hanya banyak faedah, ayam mempunyai harga yang benar-benar dapat dijangkau di kantong. Ada ayam, ada juga bawang yang mempunyai segudang faedah. Bawang putih banyak terkandung senyawa alil. Senyawa itu bermanfaat untuk menantang oenyakit degeneratif serta mengolah perkembangan beberapa sel yang baru pada tubuh. 

Asal Saran Mie Ramen 

Riwayat awal ramen ini berawal saat pada tahun 1910, waktu itu ada dua orang koki yang datang dari Cina di restoran Rairaken, Tokyo yang mengenalkan makanan baru yang berbentuk mie dengan kuah kaldu yang mereka berikan nama Shina Shoba (Mie China). Tokugawa Mitsukuni (mito komon) adalah orang Jepang yang pertamakali mengonsumsi ramen. 

Masakan mie kuah ala Cina pertama-tama disajikan untuk Tokugawa Mitsukuni. Pembuatnya ialah seseorang ilmuwan Konghucu dalam pengasingan dari Dinasti Ming yang diundang untuk hadir ke Domain Mito.Bahkan juga etimologi dari kata ramen adalah tema dari satu pembicaraan. Konon ramen baru dapat di nikmati rakyat banyak pada jaman Meiji sesudah ramen masuk dalam menu restoran-restoran di lokasi permukiman masyarakat Tionghoa kota Kobe serta Yokohama. Keterangan lain menjelaskan jika ramen yang diketahui di Jepang saat ini datang dari Shio Ramen yang dikenalkan di Hokkaido pada jaman Taisho. 

Penebaran mie kuah di Jepang sendiri pada dasarnya terbagi dalam dua saluran, yakni : 

  1. Saluran mie kuah yang ada dalam menu restoran yang dipunyai imigran dari Tiongkok, contohnya mie kuah dengan tauge, mie kuah tanpa ada lauk (tanmen), mie pangsit kuah, atau mie ala Kanton. Ramen dengan rasa miso atau rasa shio banyak juga tercantum dalam menu. Biasanya masakan mie yang disajikan restoran-restoran ini memiliki banyak macam. 
  2. Saluran mie kuah yang di jual pedagang kaki lima di saat malam yang selanjutnya buka restoran dengan menu spesial ramen. Pedagang kaki lima yang berkeliling-keliling menjual ramen dengan gerobak dorong telah ada semenjak jaman Edo. Konon pedagang keliling jaman membunyikan terompet Charamela untuk mengalunkan not-not “sol la si – sol la – sol la si la sol la -” hingga pedagang Ramen keliling dalam bahasa Jepang seringkali disebutkan Charumera. Pada jaman saat ini pedagang Ramen keliling telah memakai kaset jadi alternatif terompet Charamela serta banyak banyak yang memakai mobil dengan bawa bangku untuk mangkal di beberapa tempat ramai. 
  3. Sesudah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, kata Shoba mulai kehilangan pamornya. Jadi peninggalan agresi imperialis serta keburtalan waktu perang pada Cina (yang mengonsumsi 20 juta jiwa), Shoba dipandang seperti penghinaan budaya. Karena itu namanya dirubah jadi Chuka Soba yang jadi lebih diterima karena Chuka berbarti “ala Cina” atau “Chinese-style”. Mie itu pada akhirnya masuk zaman kekinian pada tahun 1985, saat seseorang entrepreneur bernama Momofuku Ando mengenalkan versus paket pertama dari makanan itu. Digoreng kering serta dikasih rasa ayam, dikeringkan serta didesak jadi bentuk balok, serta disebutkan dengan Chiken Ramen. 

Zaman saat ini, mie ramen telah jadi satu dari demikian jumlahnya makanan favorite yang berada di dunia. Bahkan juga, bila kita lihat, di kota-kota besar saat ini telah terdapat beberapa beberapa toko atau restoran yang menyajikan mie ramen jadi satu diantara menu jagoan yang berada di restoran itu. 

Type – Type Mie Ramen 

Buat kamu yang sudah seringkali konsumsi mie ramen, tentunya sudah mengetahui kan beberapa jenis mie ramen yang ada. Tetapi, buat kamu yang belum mengetahui tak perlu cemas. Di tempat ini ada dikit bocoran tentang beberapa jenis ramen. Silakan baca berikut ini : 

Shio 

Untuk type ramen yang pertama ialah Shio. Shio sendiri mempunyai makna garam dalam bahasa Jepang. Shio sendiri dapat disebut ialah type ramen yang paling tua. Kuah shio berwarna kekuningan dengan rasa yang lebih asin dari type ramen yang lain. Mie yang dipakai untuk menyediakan shio ramen biasanya ialah mie dengan ukuran tebal yang tidak keriting, memiliki bentuk juga lurus memanjang. 

Konon, Shio atau garam laut adalah bumbu paling tua dari kuah ramen serta yang di inspirasi dari tempat aslinya di daratan Tiongkok. Ramen dengan kuah Shio benar-benar popular di wilayah Hakodate, satu kota yang berada di pulau Hokkaido. Topping yang dipakai dalam penyajiannya ialah potongan daging ayam, daun bawang, beberapa sayuran serta tidak tertinggal nori. 

Shoyu 

Seterusnya type ramen yang ke-2 ialah Shoyu. Shoyu sendiri ini berarti saus kecap dalam bahasa Jepang. Makanan yang satu ini ialah hidangan ramen classic yang mudah. Keunikan dari type ramen yang satu ini ialah kuahnya yang berwarna hitam kecoklatan yang cerah sebab kuahnya sendiri terbuat dari saus kecap. Ramen type ini mempunyai rasa yang asin serta gurih. 

Shoyu atau kecap asal Jepang ini adalah bumbu yang banyak dipakai di daerah Kanto yang awalannya datang dari Yokohama. Umumnya, Shoyu digabungkan dengan daging ayam, seafood, pork atau kadang kaldu yang dibuat dari daging sapi. Mie yang dipakai ialah type mie yang lebih keriting serta tidak setebal mie type shio ramen. Topping paling umum yang diberikan shoyu ramen ialah rebung, nori, ikan kue, telur rebus, daun bawang dan taoge. 

Miso 

Miso ramen adalah hidangan ramen yang dapat disebutkan berlainan serta umurnya tidak setua shio ramen dan shoyu ramen yang datang dari Hokkaido. Keunikan dari ramen ini mempunyai ialah kuah yang lebih kental berwarna kuning kecoklatan sebab terbuat dari pasta miso yang digabung dengan kaldu ayam atau ikan serta kadang terbuat dari kaldu daging babi. 

Miso ramen dapat juga disebutkan cukup popular walau usianya masih termasuk muda. Ramen type ini baru mulai popular pada pertengahan tahun 1960-an. Miso ramen benar-benar popular dibagian utara Hokkaido dimana udara dari sana memang cukup dingin, khususnya pada musim dingin. Rasa gurihnya lebih kuat dari ramen yang lain. Mie yang dipakai juga umumnya tebal, keriting serta tidak begitu kenyal. 

Tonkotsu 

Tonkotsu ialah panggilan ramen yang mempunyai makna tulang babi. Ramen type ini memang mempunyai kuah yang terbuat dari tulang babi. Keunikan dari ramen type ini ialah berwarna putih dengan struktur yang kental. Kuahnya terbuat dari tulang babi yang di rebus sepanjang berjam-jam hingga membuahkan kaldu berlemak warna putih yang rasa-rasanya benar-benar gurih. 

Tonkotsu ialah kuah kaldu yang terbanyak diketemukan di sajian ramen. Walau sebenarnya, sebenarnya, kuah tontoksu dibuat dari tulang daging babi (pork). Tonkotsu mempunyai tektur halus seperti susu dan berwarna dikit keemasan. Buat kamu yang tidak konsumsi sajian yang memiliki kandungan pork, tak perlu cemas, beberapa restoran di Indonesia tentunya telah sesuaikan kandungan kaldunya supaya halal buat kamu mengonsumsi. Tonkotsu banyak disukai sebab rasa-rasanya yang gurih serta lezat. Mie yang dipakai sama juga dengan mie pada shio ramen, serta umumnya ramen ini diberikan bersama dengan beni shoga atau acar jahe. 

Ramen Curry 

Kuah ramen curry, atau kari, memiliki keunikan lebih kental dibandingkan kuah type lain serta rasa-rasanya lebih kaya. Warnanya yang cukup keruh mengisyaratkan pemakaian bumbu rempah kari yang cukup intensif. Dari sisi rasa kelihatannya kuah ramen curry ini lebih gampang masuk ke lidah orang Indonesia yang menyukai masakan berbumbu. 

Topping Yang Biasanya Ada Pada Mie Ramen 

Ada banyak hal yang istimewa dari mie ramen tidak hanya kuahnya, yakni toppingnya. Nah dibanding ingin tahu, di bawah ini ialah beberapa topping yang ada di mie ramen : 

Char Siu 

“Char siu” salah satu topping yang paling umum diberikan di warung ramen. Umumnya, warung ramen membuat char siu dari daging sisi perut babi yang dipanggang lalu di rebus dalam bumbu perendam sepanjang beberapa saat. Rasa char siu baik yang manis atau asin dibikin agar pas dengan sup ramen. 

Ada pula warung ramen yang gantikan char siu dengan kakuni. Kakuni ialah daging perut babi yang dipotong ukuran sekali suap lalu di rebus dalam bumbu perendam dengan sayuran aromatik. Cita rasa manis serta teksturnya yang benar-benar empuk seperti meleleh di mulut adalah keunikan kakuni. 

Rasa char siu berlainan bergantung dari ketebalan, tingkat keempukan, ketebalan rasa, serta jumlahnya lemak daging yang dipakai. Jadi, kamu dapat cari cita rasa char siu yang paling cocok di lidah. 

Ajitsuke Tamago 

Yang selanjutnya ialah Ajitsuke Tamago atau telur. Telur adalah satu diantara topping ramen yang paling popular, mi ramen yang di nikmati semakin lebih lezat ditambah lagi bila telurnya ajitsuke tamago. “Ajitsuke tamago” dibikin dari telur rebus 1/2 masak lalu di rendam dalam bumbu perendam. 

Umumnya shoyu (kecap Jepang) jadi bahan basic bumbu perendam ajitsuke tamago.Rasa bumbu yang meresap prima pada putih serta kuning telur yang meleleh di mulut benar-benar pas digabungkan dengan ramen type apa pun. Untuk ramen yang kaya rasa, ada pula warung yang ganti topping ajitsuke tamago dengan telur mentah. 

Menma 

“Menma” atau “shinachiku” ialah makanan olahan yang terbuat dari fermentasi rebung. Kamu dapat rasakan kerenyahan serta kelezatan rebung bersatu dengan rasa manis waktu kamu mengigitnya. Kesenangan struktur serta aroma ciri khas dari menma membuat beberapa orang suka ketagihan untuk menikmatinya . 

Negi 

Untuk type topping ramen yang setelah itu negi atau daun bawang. Umumnya ramen memakai sayuran jadi topping-nya. Tiap type ramen mempunyai pasangan topping tertentu, contohnya ramen miso (fermentasi pasta kedelai) dengan topping kecambah atau ramen shio (garam) dengan topping kubis. Antara banyaknya topping, ”daun bawang” paling umum jadikan topping ramen type apa pun. Aroma daun bawang akan memudahkan sup ramen yang pekat memberikan sensasi renyah. 

Nori 

Tidak hanya beberapa topping di atas, banyak pula ramen yang diberikan dengan topping “nori”. Nori memiliki kandungan banyak gizi, seperti protein, serat, vitamin, serta kalsium. Tiap orang punyai langkah berlainan untuk nikmati topping nori. Ada yang melahap nori duluan sebab senang dengan struktur renyahnya, ada pula yang lebih senang makan nori bersama dengan mi dengan menggulungkan nori ke mi. Diluar itu, ada yang pesan nasi penambahan, menggulungkan nori yang telah menyerap sup ramen ke nasi lalu menyantapnya. Silahkan pilih langkah nikmati topping nori sesuai dengan hasrat kamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah PT. Solaria Secara Singkat - Katina Kuliner

Wisata Khas Kalimanatan Tengah Lengkap - Katina Kuliner

Sejarah Dari KFC Secara Lengkap - Katina Kuliner